Bicara tentang cinta emang kerap bikin orang-orang nimbrung buat cerita...
tidak ada yang menolak ketika di ajak bicara tentang cinta,, :)
namun, tahukah sahabat? kenapa cinta begitu hebatnya membuat kita tidak pernah bosan mendengarkannya? kenapa cinta begitu hebat sehingga kita selalu bertanya-tanya?
dan.....saat ini, di usia ketika kita kerap galau karena "cinta".. pernahkah sahabat berfikir, Benarkah yang saya rasakan ini cinta? dan apa benar semua ini karena cinta?
jika dipandang dari satu sisi, sesungguhnya ungkapan itu tidak salah. hanya saja, ada sedikit kekeliruan yang membuat kalimat itu kurang tepat.
Selama ini, dalam KASUS "percintaan" sahabat tentu sudah tau tentang ungkapan yang menyatakan, tidak selamanya cinta itu indah, namun tak selamanya pula membawa petaka, tak jarang ia menghadirkan suka. karena cinta, sesuatu yang pahit bisa terasa manis. Cina mampu mengubah sengsara menjadi nikmat.
hmmm.... sesungguhnya, jauh sebelum kita-kita membahas tentang cinta, Islam sudah lebih dulu, dan lebih dalam membahas tentang cinta :) . Bahkan, dalam Al-Qur'an pun pernah dijelaskan bahwa "cinta merupakan sebuah keindahan bagi manusia, dan itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah, yang merupakan tempat kembali terbaik" .
Oleh sebab itu, wahai sahabat, Allah sudah mengizinkan adanya cinta. Namun, jangan sampai terlena karena cinta. jangan samapai kita menjadi pribadi yang sesat, hanya karena SALAH MENGARTIKAN CINTA.
sebenarnya, kita tidak perlu sibuk-sibuk mengartikan cinta, cukup dengan MENGARAHKAN cinta, kita akan paham akan makna cinta yang sesungguhnya. karna Rasulullah pernah bersabda "Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli"
jadi,,,,,, cinta yang dialami oleh remaja sekarang ini adalah cinta yang semu, cinta yang menaburkan sejuta pesona, keromantisan, serta pemikatan hati yang membuat kita lupa akan agama dan kewajiban.
kebanyakan remaja mengatakan mereka memerlukan pacaran untuk meningkatkan kemauan serta motivasi belajar, serta sebagai tempat untuk mencurahkan isi hati dan teman dalam kesepian. itu memang tidak salah.... hanya saja,, apa benar yang mereka bilang itu cinta ???
mari kita lihat lebih dekat. wahai sahabat, semua itu terjadi hanya karena kita tidak merasakan kehadiran Allah didekat kita. cinta semu yang kita rasakan selama ini kerap akan hanya membawa keburukan, baik untuk hati dan perasaan kita, maupun untuk diri kita sendiri, karena perasaan kita masih akan berubah-ubah disebabkan jiwa kita yang masih labil. nanti, apabila tiba saatnya Allah pasti akan memberikian yang terbaik untuk kita.
jika kita singkap kehidupan para penyair cinta yang populer, apa yang kita dapatkan dari untaian-untian katanya, ucapan dan tingkah lakunya? kadang kalimatnya yang teramat mengagungkan cinta memberi pernyataan ketersediaan mati karena cinta.
bukankah lebih baik jika nyawa kita dipertahankan untuk islam? Menormalkan cinta kita kepada Allah, Rasul dan Ibadah suci dalam jalan kebaikan Allah.
sahabat, cinta yang berlebihan pada dunia dan isinya melebihi cinta kepada Allah, hanya akan membawa kebinasaan.
lalu, bagaimana dengan kita yang telah terserang virus hati ini? :)
cara mengobatinya adalah dengan merasakan kehadiran Allah didekat kita, disisi kita, dan selalulah ingat bahwa cinta sejati adalah cinta adalah cinta karena Allah. Karena itu, kita boleh mencintai seseorang, tapi harus menjaga diri dari dosa dan maksiat.
karena Rasulullah pernah bersabda : "Barang siapa yang sangat mencintai seseorang, kemudian ia tetap menjaga diri dari perbuatan dosa dan menyimpannya sampai ia mati karenanya, maka ia telah mati syahid".
jadi sahabat............... :)
mka apakah itu cinta? apakah yang kita bilang selama ini adalah cinta? dan apakah keindahan yang mereka rasakan selama ini cinta? .... mungkin benar, itu adalah cinta, cinta kecil yang sedang menunggu dan berusaha menjadi dewasa.
tapi, sebagai muslim bukankah sebaiknya kita menyimpan dulu cinta kita dan kembali pada cinta yang sesungguhnya?, cinta yang utuh, abadi, setia dan tidak akan pernah mengecewakan kita.? cinta yang akan selalu ada sampai kapanpun.... cinta yang bersedia menunggu kematian kita untuk dapat merasakan belaian lembutnya disaat terakhir kemampuan kita melihat dunia ? bukanlah cinta yang membuat kita berfikir untuk rela mati karenanya.!
kembalilah pada cinta Allah.! karena sampai kapanpun, Cinta Allah tidak akan pernah mengecewakan kita, Allah akan selalu mencintai kita jika kita tulus mencintai-Nya...
tidak ada yang menolak ketika di ajak bicara tentang cinta,, :)
namun, tahukah sahabat? kenapa cinta begitu hebatnya membuat kita tidak pernah bosan mendengarkannya? kenapa cinta begitu hebat sehingga kita selalu bertanya-tanya?
dan.....saat ini, di usia ketika kita kerap galau karena "cinta".. pernahkah sahabat berfikir, Benarkah yang saya rasakan ini cinta? dan apa benar semua ini karena cinta?
jika dipandang dari satu sisi, sesungguhnya ungkapan itu tidak salah. hanya saja, ada sedikit kekeliruan yang membuat kalimat itu kurang tepat.
Selama ini, dalam KASUS "percintaan" sahabat tentu sudah tau tentang ungkapan yang menyatakan, tidak selamanya cinta itu indah, namun tak selamanya pula membawa petaka, tak jarang ia menghadirkan suka. karena cinta, sesuatu yang pahit bisa terasa manis. Cina mampu mengubah sengsara menjadi nikmat.
hmmm.... sesungguhnya, jauh sebelum kita-kita membahas tentang cinta, Islam sudah lebih dulu, dan lebih dalam membahas tentang cinta :) . Bahkan, dalam Al-Qur'an pun pernah dijelaskan bahwa "cinta merupakan sebuah keindahan bagi manusia, dan itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah, yang merupakan tempat kembali terbaik" .
Oleh sebab itu, wahai sahabat, Allah sudah mengizinkan adanya cinta. Namun, jangan sampai terlena karena cinta. jangan samapai kita menjadi pribadi yang sesat, hanya karena SALAH MENGARTIKAN CINTA.
sebenarnya, kita tidak perlu sibuk-sibuk mengartikan cinta, cukup dengan MENGARAHKAN cinta, kita akan paham akan makna cinta yang sesungguhnya. karna Rasulullah pernah bersabda "Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli"
jadi,,,,,, cinta yang dialami oleh remaja sekarang ini adalah cinta yang semu, cinta yang menaburkan sejuta pesona, keromantisan, serta pemikatan hati yang membuat kita lupa akan agama dan kewajiban.
kebanyakan remaja mengatakan mereka memerlukan pacaran untuk meningkatkan kemauan serta motivasi belajar, serta sebagai tempat untuk mencurahkan isi hati dan teman dalam kesepian. itu memang tidak salah.... hanya saja,, apa benar yang mereka bilang itu cinta ???
mari kita lihat lebih dekat. wahai sahabat, semua itu terjadi hanya karena kita tidak merasakan kehadiran Allah didekat kita. cinta semu yang kita rasakan selama ini kerap akan hanya membawa keburukan, baik untuk hati dan perasaan kita, maupun untuk diri kita sendiri, karena perasaan kita masih akan berubah-ubah disebabkan jiwa kita yang masih labil. nanti, apabila tiba saatnya Allah pasti akan memberikian yang terbaik untuk kita.
jika kita singkap kehidupan para penyair cinta yang populer, apa yang kita dapatkan dari untaian-untian katanya, ucapan dan tingkah lakunya? kadang kalimatnya yang teramat mengagungkan cinta memberi pernyataan ketersediaan mati karena cinta.
bukankah lebih baik jika nyawa kita dipertahankan untuk islam? Menormalkan cinta kita kepada Allah, Rasul dan Ibadah suci dalam jalan kebaikan Allah.
sahabat, cinta yang berlebihan pada dunia dan isinya melebihi cinta kepada Allah, hanya akan membawa kebinasaan.
lalu, bagaimana dengan kita yang telah terserang virus hati ini? :)
cara mengobatinya adalah dengan merasakan kehadiran Allah didekat kita, disisi kita, dan selalulah ingat bahwa cinta sejati adalah cinta adalah cinta karena Allah. Karena itu, kita boleh mencintai seseorang, tapi harus menjaga diri dari dosa dan maksiat.
karena Rasulullah pernah bersabda : "Barang siapa yang sangat mencintai seseorang, kemudian ia tetap menjaga diri dari perbuatan dosa dan menyimpannya sampai ia mati karenanya, maka ia telah mati syahid".
jadi sahabat............... :)
mka apakah itu cinta? apakah yang kita bilang selama ini adalah cinta? dan apakah keindahan yang mereka rasakan selama ini cinta? .... mungkin benar, itu adalah cinta, cinta kecil yang sedang menunggu dan berusaha menjadi dewasa.
tapi, sebagai muslim bukankah sebaiknya kita menyimpan dulu cinta kita dan kembali pada cinta yang sesungguhnya?, cinta yang utuh, abadi, setia dan tidak akan pernah mengecewakan kita.? cinta yang akan selalu ada sampai kapanpun.... cinta yang bersedia menunggu kematian kita untuk dapat merasakan belaian lembutnya disaat terakhir kemampuan kita melihat dunia ? bukanlah cinta yang membuat kita berfikir untuk rela mati karenanya.!
kembalilah pada cinta Allah.! karena sampai kapanpun, Cinta Allah tidak akan pernah mengecewakan kita, Allah akan selalu mencintai kita jika kita tulus mencintai-Nya...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapushaha... makasih diana...
Hapuskeren bgt tasya
BalasHapusjadi harus hati2 ni sama cinta
suka bgt sama yg ini "cinta merupakan sebuah keindahan bagi manusia, dan itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah, yang merupakan tempat kembali terbaik"
iya cin... jangan terjerumus.. :)
Hapuscinta Allah yang terbaik..
hmmm, jd mnurut kmu pacaran gmna sya??
BalasHapusbener sya..
BalasHapuscinta Allah nggk akan pernah habis..
jadi inget ama dosa dosa T.T
nice post sya..
Bner bgt mes...
BalasHapusBkan cinta yg mngendalikan kta,tapi kta sndirilah yg hrus mngendalikan cnta....
(jangan kemakan cnta tem)
cinta yang utuh, abadi, setia dan tidak akan pernah mengecewakan kita adalah cintaNya Allah pada kita, umatnNya :)
BalasHapusbagus blognya tasya :D
BalasHapushebat (y) ~
Cinta kita hanya untuk Allah
BalasHapuskeren nih tasyaaa
sahabat, cinta yang berlebihan pada dunia dan isinya melebihi cinta kepada Allah, hanya akan membawa kebinasaan.
BalasHapusaku suka banget sama kata kata ini sya :)
keren banget ,nice post :D